Saturday, September 3, 2016

Sesal..

Apakah kau merasakan apa yang kurasakan?
Kurasa tidak..

Layaknya kopi, begitu pahitnya perasaan ini.
Layaknya lemon, begitu kecutnya perasaan ini.
Begitu tak enak perasaan yang bergelayutan di hatiku ini.
Rasa yang menggumpal, menunggu untuk meledak.

Wajarkah perasaan ini?
Katakan lah padaku, apa kau merasakannya juga?
Merasakan, rasanya terpuruk pada masa lalu.
Masa lalu yang tak bisa kumaafkan, karena kesalahanku sendiri.

Telatkah aku jika meminta maaf sekarang?
Maaf, aku yang tak bisa menerimamu apa adanya.
Maaf, aku yang selalu menuntut padamu.
Maaf, aku yang selalu menyakitimu.

Sudahlah..
Sekarang, senyum indahmu tak lagi karenaku.
Hanya kopi yang mengerti, betapa pahitnya perasaan ini, ketika melihatmu bersamanya.

Memang salahku karena melepasmu..
Yang bisa kulakukan, hanya mengikhlaskan hatimu, yg berjalan menjauh.
Sesekali, tengoklah ke belakang..
Masih ada sosok masa lalumu, yang hanya bisa tersenyum karenamu..

Ps: Yoo zzup folks!?! Wkwk sorry nih, gw cuman mau mencoba hal yg baru. Pengen nyoba2 aja bikin kyk beginian, gw juga gatau ini puisi, sajak atau apalah wkwk. Karena gw msh baru dlm hal beginian, jadi maafkan kalo emg kurang bagus atau kurang enak dibacanya wkwk. Adrian Pratama mengundurkan diri. Salam DAB.